BACA KOMIK DALAM BAHASA INDONESIA TERBARU !

Selasa, 28 Februari 2012

Teknik menjadi pemimpin


  Menjadi ketua atau pemimpin menjadi sangat istimewa karena kehidupan ini memiliki 2 pilihan, yaitu dipimpin atau memimpin. Kesempatan untuk menggali segala aspek potensi diri amat sangat terbuka ketika dihadapkaqn pada kesempatan untuk bisa ”Memimpin”. Saran saya, hilangkan banyak keraguan yang sering menghambat proses pertumbuhan manusia, hadapi segala tantangan di depan insya Allah dengan optimisme seorang anak manusia yang sejak lahir memang selalu berada di posisi belum pernah memiliki pengalaman terhadap tantangan hidup yang akan dijalananinya, jadi ini adalah hal wajar yang akan menjadi bagian dinamika kehidupan yang sensasional.
  Saran lainnya, awali segala sesuatunya dengan mencari ridho Allah, selanjutnya kita diminta untuk mandiri mencari alternatif solusi bagi segala tantangan yang akan kita hadapi.
Belajarlah menjalani proses empati dalam pergaulan, bayak mendengar & lebih suka memberi dari pada menuntut.
Tidak banyak mengeluh, terus berbuat secara optimal, jadika kesempatan ini bagian dari pengalaman kehidupa yang akan membawa kehidupan kita sampai di puncak sukses (”See you The Top!”)

  Saya berdoa semoga semakin banyak generasi muda Indonesia memiliki semangat tampil untuk berkontribusi terbaik untuk bangsanya.
Selamat berkarya, terus mendaki proses kehidupan ini, jadikan 2 pilihan motto berikut ini menjadi sumber inspirasinya: ”Hidup Mulia atau Mati di Jalan Allah SWT”, Allahu Akbar!!

  Selamat berusaha, terus bergerak serta senantiasa bertawakkal dan berharap hanya kepada Allah SWT, agar dapat segera diberikan solusi kehidupan yang berkah. Semoga sukses.
  Menjadi ketua atau pemimpin menjadi sangat istimewa karena kehidupan ini memiliki 2 pilihan, yaitu dipimpin atau memimpin. Kesempatan untuk menggali segala aspek potensi diri amat sangat terbuka ketika dihadapkaqn pada kesempatan untuk bisa ”Memimpin”. Saran saya, hilangkan banyak keraguan yang sering menghambat proses pertumbuhan manusia, hadapi segala tantangan di depan insya Allah dengan optimisme seorang anak manusia yang sejak lahir memang selalu berada di posisi belum pernah memiliki pengalaman terhadap tantangan hidup yang akan dijalananinya, jadi ini adalah hal wajar yang akan menjadi bagian dinamika kehidupan yang sensasional.
  Saran lainnya, awali segala sesuatunya dengan mencari ridho Allah, selanjutnya kita diminta untuk mandiri mencari alternatif solusi bagi segala tantangan yang akan kita hadapi.
   Belajarlah menjalani proses empati dalam pergaulan, bayak mendengar & lebih suka memberi dari pada menuntut.
   Tidak banyak mengeluh, terus berbuat secara optimal, jadika kesempatan ini bagian dari pengalaman kehidupa yang akan membawa kehidupan kita sampai di puncak sukses (”See you The Top!”)

  Saya berdoa semoga semakin banyak generasi muda Indonesia memiliki semangat tampil untuk berkontribusi terbaik untuk bangsanya.
Selamat berkarya, terus mendaki proses kehidupan ini, jadikan 2 pilihan motto berikut ini menjadi sumber inspirasinya: ”Hidup Mulia atau Mati di Jalan Allah SWT”, Allahu Akbar!!

  Selamat berusaha, terus bergerak serta senantiasa bertawakkal dan berharap hanya kepada Allah SWT, agar dapat segera diberikan solusi kehidupan yang berkah. Semoga sukses.


Apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin?
1.Berpikirlah tentang visi masa depan. Visi yang terus dibayangkan akan menuntun langkah sehingga kita tidak kehilangan arah.
2.Luangkanlah waktu untuk merenung dan berpikir.
3.Seorang pemimpin harus menetapkan target yang akan dicapai pada awal kepemimpinannya.
4.Pemimpin harus terus melakukan perbaikan, baik terhadap diri maupun organisasinya.
5.Pemimpin memerlukan kritik dan masukan dari orang lain.
6.Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa mensinergikan potensi bawahannya sehingga melahirkan sebuah tim yang solid.


Sifat Pemimpin.
1.Percaya diri.
2.Pemimpin adalah orang yang bijaksana, mampu mengendalikan diri, dan memiliki kepribadian yang matang.
3.Seorang pemimpin harus memiliki kesabaran.
4.Pemimpin adalah orang yang ramah.
5.Seorang pemimpin memiliki kemampuan untuk menyampaikan maksud dan visinya dengan jelas.
6.Seorang pemimpin harus memiliki ketegasan dalam bertindak dan memiliki tekad yang kuat untuk meraih cita-citanya.
7.Seorang pemimpin adalah orang yang memiliki daya imajinasi tinggi.
8.Seorang pemimpin mencintai setiap orang, terutama bawahannya.
9.Seorang pemimpin memiliki kepekaan.
10.Seorang pemimpin adalah orang yang banyak berinisiatif daripada bereaksi terhadap kejadian.
11.Selalu mencocokkan kata-kata dengan perbuatannya.
12.Memimpin dengan memberikan suri tauladan.
13.Pemimpin memiliki empati.
14.Pemimpin memiliki keputusan yang mantap.
15.Seorang pemimpin memiliki selera humor.
16.Memiliki rasa keadilan dan kejujuran.


Syarat Jadi Pemimpin.
1.Seorang pemimpin harus dapat mencintai orang lain.
2.Seorang pemimpin harus mampu memimpin dirinya sendiri terlebih dahulu sebelum memimpin orang lain.
3.Terpercaya adalah sifat wajib seorang pemimpin.
4.Seorang pemimpin yang memiliki kecakapan manajemen akan lebih mudah dalam menjalankan organisasinya.
5.Seorang pemimpin harus memiliki keahlian yang memadai di salah satu bidang.
6.Pemimpin harus pandai berhubungan dengan bawahan.
7.Seorang pemimpin harus ahli dalam berhubungan dengan sesame.
8.Seorang pemimpin harus yakin dengan prinsipnya, memiliki misi, dan target yang jelas.
9.Seorang pemimpin mampu berkomunikasi dengan baik dan efektif.
10.Seorang pemimpin memiliki kemampuan memotivasi dirinya sendiri.
11.Pemimpin yang berani berbuat melebihi tanggung jawab.


Tips Praktis dalam Memimpin
1.Gantilah kalimat perintah dengan kalimat bertanya.
2.Jangan memarahi karyawan di tempat ramai.
3.Dengarkanlah usulan dari bawahan.
4.Penuhilah semua janji.
5.Memberitahukan kesalahan bawahan dengan efektif.


Penyebab Kegagalan Pemimpin.
1.Kurang perhatian kepada hal-hal kecil.
2.Ingin selalu sempurna.
3.Takut disaingi oleh orang lain.
4.Kurang kreatif.
5.Terlalu membanggakan diri.
6.Tidak setia kepada organisasi dan bawahan.
7.Terlalu membanggakan jabatannya.
8.Terjebak dengan klenik.


Coaching (Mendidik Bawahannya)
1.Mulailah dengan penghargaan yang jujur.
2.Bicarakanlah sisi kekurangan kita terlebih dahulu.
3.Doronglah bawahan kita untuk memperbaiki diri dan perlihatkan bahwa kesalahan itu bisa diperbaiki dan diatasi.


How earthquakes happen




Earthquake is one of the most destroying natural disasters. Unluckily it often happens in several regions. Recently a horrible earthquake has shaken West Sumatra. It has brought great damages. Why did it occur? Do you know how an earthquake happens?

Earthquakes are usually caused when rock underground suddenly breaks along a fault. This sudden release of energy causes the seismic waves. It make the ground shake. When two blocks of rock or two plates are rubbing against each other, they stick a little. They don't just slide smoothly. The rocks are still pushing against each other, but not moving. After a while, the rocks break because of all the pressure that's built up. When the rocks break, the earthquake occurs.

During the earthquake and afterward, the plates or blocks of rock start moving, and they continue to move until they get stuck again. The spot underground where the rock breaks is called the focus of the earthquake. The place right above the focus is called the epicenter of the earthquake.


Release of Power

The cause of earthquakes is most often due to a shift in the earth's plates (tectonics). Tectonic earthquake occurred due to movement of earth plates large and small that shape the earth's crust. Earth's crust is hard to be critical (soft) and finally moving.


The theory of "Plate Tectonics" explains, the earth consists of several layers of rock. Most of the area of the crust it will drift and float in layers like the snow. Stir gently so that the layer-break berpecah and collide with each other. Most earthquakes occur at the boundary between tectonic plates forming Earth's crust, such as the Pacific rim.

Activity or area of subduction zone plate collision plays an almost 50 percent of the seismic event that occurred. Subduction zone activity is concentrated in an area called the circle of fire (ring of fire), a narrow band around 38 600 km length. The length of this ribbon stretching from New Zealand-Indonesia-Japan-to South America.


What about the tsunami ?

tsunami


The tsunami itself is a Japanese term. Stating a sea wave caused by tectonic earthquakes on the seabed. Tsunami magnitude that occurred in Indonesia ranges from 1.5 to 4.5 Imamura scale, with a high maximum tsunami wave that reached the coast ranges from 4-24 meters and reach of the waves to the mainland ranged from 50 to 200 meters from the coastline.


Based on the earthquake catalog (1629 - 2002) never happened Tsunami in Indonesia as much as 109 times, which is 1 times the result of landslides (landslide), 9 times due to volcanoes and 98 times the result of tectonic earthquake.
Tsunamis usually occur within 3-60 minutes after the quake. Marked by the reflux of sea water and flying dozens maybe even hundreds of sea birds to the mainland. They also smell of salt.
Not all of tectonic earthquake on the ocean floor cause tsunamis. Many factors cause. As the strength and depth of the epicenter. Therefore, if within the period of one hour after the earthquake, you do not see the signs as above
Simak
Baca secara fonetik

Selasa, 20 Desember 2011

ISBD: MANUSIA DAN PERADABAN


Manusia dan peradaban adalah hal yang saling berkaitan. Jikalau kita membuka kembali buku sejarah umum atau pun sering kita lihat di media komunikasi seperti televisi dan Koran. Akan kita dapati kata-kata yang berkaitan dengan peradaban. Seperti peradaban yang pertama muncul di Mesopotamia, peradaban bangsa romawi kuno yang legendaris, peradaban di Mesir kuno dengan kemegahan arsitektur seperti piramida dan spinx-nya, peradaban di India, peradapan suku Aztec yang saat ini salah satu kalender ramalannya menghebohkan dunia tentang “2012 akhir zaman”, dan peradaban lainya yang pasti sangat familiar.
            Peradaban kalau dilihat katanya memiliki kata dasar adab, yang dalam sehari-hari kita ketahui maknanya sikap, budi luhur, santun atau aturan-aturan. Teradang sulit membedakan mana peradaban dan yang mana kebudayaanya. Namun di dalam buku ilmu social dan budaya dasar karangan Dr. Elly M. Setiadi, M.Si dkk. Dikatakan bahwa Peradaban merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menyebutkan bagian-bagian atau unsur kebudayaan yang dianggap halus, indah dan, maju. Misalnya perkembangan IPTEK, kesenian, kepandaian manusia dan sebagainya dimana setiap bangsa di dunia memiliki karakter kebudayaan yang khas. Dari penjabaran diatas dapat kita simpulkan bahwa peradaban adalah perkembangan kebudayaan yang mencapai tingkat tertentu dari kebudayaan tertentu yang dicirikan oleh tingkat ilmu pengetahuan teknologi dan seni yang telah maju. Manusia pada hakikatnya dalam kehidupan memiliki tiga fungsi yaitu sebagai makhluk tuhan, individu dan social budaya yang saling berkaitan.
            Peradaban juga identik dengan perubahan social, gejala perubahan sosial ini tidak terlepas dari perubahan zaman yang semakin hari permasalahan di masyarakat semakin kompleks  dan dinamis. pertambahan jumlah manusia juga menyumbang suara perubahan social dimana zaman dituntut bisa memenuhi kebutuhan dan mempermudah pekerjaan berat. Namun, perubahan social berbeda dengan perubahan kebudayaanya. Perubahan kebudayaan mengarah padaperubahan unsur-unsur kebudayaanya, contoh perubahan social: perubahan peranan wanita yang tidak hanya mengurus rumah, tapi menjadi pekerja. Contoh perubahan kebudayaan adalah: memakai alat komunikasi berupa handphone, informasi media internet dan lain-lain. Untuk itu perubahan social dapat diartikan perubahan yang terjadi dalam masyarakat dalam hubungan interaksi yang meliputi berbagai aspek kehidupan. Ada beberapa teori dan bentuk perubahan social:
  1. Teori sebab akibat
1.      Analisis dialektis
2.      Teori tunggal mengenai perubahan sosial

  1. Teori proses atau arah perubahan sosial
1.      Teori evolusi unlinear (garis lurus tunggal)
2.      Teori multi linear
Adapun bentuk-bentuk perubahan sosial menurut Soerjono Soekanto. Yang pertama ada perubahan yang terjadi secara cepat dan lambat. Perubahan secara lambat disebut evolusi, sedangkan perubahan secara cepat disebur revolusi. Kemudian perubahan yang pengaruhnya besar seperti industrialisasi dan perubahan yang pengaruhnya kecil yang meliputi perubahan unsur pada struktusr sosial. Lalu perubahan yang dikehendaki dan tidak dikehendaki.
Penyebab perubahan menurut Soerjono Soekanto yang menyebutkan adanya factor intern dan ekstern yang menyebabkan perubahan sosial. Sebagai berikut:
  1. Faktor Intern
1.      Bertambah dan berkurangya penduduk
2.      Adanya penemuan-penemuan baru meliputi berbagai proses discovery, invention dan innovation
3.      Konflik dalam masyarakat
4.      Pemberontakan dalam tubuh masyarakat
  1. Faktor Ekstern
1.      Faktor alam sekitar kita
2.      Pengaruh kebudayaan lain melalui globalisasi
Hal yang selama ini dimimpikan masyarakat luat adalah terjadinya keseimbangan, agar masyarakat dapat melaksanakan fungsinya sebagai mana mestinya. Keseimbangan sosial merupakan situasi dimana segenap lembaga sosial berfungsi dan saling menunjang.
Modernisasi juga merupakan buah perubahan sosial, modernisasi adalah perubahan dimana manusia menciptakan kemudahan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.  Kita bandingkan dengan pendapat Cyril Edwin Black yang menurutnya modernisasi adalah rangkaian perubahan cara hidup manusia yang kompleks dan saling berhubungan, merupakan bagian pengalaman yang universal dan dalam banyak kesempatan merupakan harapan bagi kesejahteraan manusia. Namun menurut Koetjaraningrat, modernisasi merupakan penyesuaian hidup dengan konsetelasi dunia sekarang ini, hal itu berarti bahwa untuk mencapai tingkat modern harus berpedoman kepada dunia sekitar yang mengalami kemajuan.
Modernisasi dan Globalisasi memiliki pengaruh besar terhadap Indonesia. Informasi yang begtu cepat dan mudah didapat bagaikan tidak ada batas-batas Negara yang membatasi ruang gerak komunikasi dan informasi. Hal ini perlu di dikendalikan agar tidak terjadinya perubahan yang negating terhadap budi luhur bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia menghadapi kewajiban ganda, disatu pihak melestarikan warisan budaya bangsa dan dilain pihak membangun kebudayaan nasional yang modern.